Alur kerja dari Reel saya. Ambil screenshot dashboard Anda, tanyakan ke AI bagaimana ia akan mendesain ulang dashboard itu, minta struktur detail yang tinggal Anda ikuti, lalu bangun ulang. Bisa dipakai untuk Power BI, Excel, Tableau, Looker Studio, dan Google Sheets.
| WILAYAH | PENDAPATAN | TARGET | % |
|---|---|---|---|
| Bandung | 310000000 | 290000000 | 1.068965517 |
| Jakarta | 520000000 | 480000000 | 1.083333333 |
| Medan | 252000000 | 270000000 | 0.933333333 |
| Surabaya | 330000000 | 340000000 | 0.970588235 |
Data contoh sebuah brand kopi. Pendapatan dalam rupiah.
Pendapatan melampaui target 2,3%, tetapi dua wilayah masih di bawah target: Surabaya 97% dan Medan 93%.
Satu screenshot untuk setiap halaman dashboard, di zoom 100%, tanpa ada yang terpotong. Sertakan filter dan judul, supaya AI melihat apa yang dilihat pengguna Anda.
Samarkan atau ganti nama klien, data gaji, dan apa pun yang sensitif sebelum Anda unggah. Untuk menilai desain, yang penting layout-nya, bukan angka aslinya.
ChatGPT, Claude, atau Gemini sama-sama bisa. Lampirkan gambarnya di chat, lalu tempel prompt 1.
Cukup isi sekali, dan semua prompt di bawah langsung ikut berubah saat Anda mengetik. Kolom yang Anda biarkan kosong tetap tampil sebagai placeholder yang disorot yang bisa Anda ubah langsung di chat.
Lampirkan screenshot-nya, lalu minta kritik soal layout, pemilihan chart, hierarki visual, jarak antarelemen, dan warna, diurutkan dari yang paling berdampak.
Jawabannya menyebut hal yang benar-benar ada di screenshot Anda (“pie di kanan atas”), bukan tips umum. Setiap perubahan ada alasannya. Kalau jawabannya masih mengambang, balas: “Tolong lebih spesifik sesuai screenshot saya.”
Rekomendasi memang membantu. Tapi yang benar-benar bisa Anda pakai untuk membangun ulang adalah cetak biru yang lengkap: grid, ukuran, warna, dan format.
Checklist-nya bisa Anda serahkan ke rekan kerja, dan ia akan membangun dashboard yang sama persis. Kode hex dan ukurannya jelas, dan warna sorotannya cuma satu, bukan lima.
Langkah yang paling sering dilewati
Bangun ulang dengan struktur tadi, ambil screenshot baru, lalu kirim keduanya ke AI. Desain ulang boleh mengubah tampilan, tapi tidak boleh mengubah isinya.
Letakkan versi lama dan baru berdampingan, lalu cek setiap KPI. Kalau ada total yang bergeser, berarti ada filter atau measure yang berubah saat membangun ulang. Perbaiki sebelum ada yang melihatnya.
Feedback AI yang bagus biasanya kembali ke enam hal ini. Pakai juga untuk menilai jawabannya.
Setiap dashboard menjawab satu pertanyaan utama untuk satu audiens. Taruh jawabannya di tempat yang pertama kali dilihat mata: kiri atas.
Susun agar terbaca seperti cerita: angka utama, lalu tren, lalu rinciannya, lalu tabel detail.
Tren dari waktu ke waktu: line chart. Membandingkan item: bar chart yang diurutkan. Bagian dari keseluruhan: stacked bar, atau pie dengan paling banyak dua atau tiga irisan. Angka yang presisi: tabel.
Buat semuanya netral, lalu pakai satu warna untuk hal yang perlu perhatian, misalnya wilayah yang di bawah target.
Taruh nama dan nilai langsung di chart. Buang legend, border, dan gridline yang tebal kalau memungkinkan.
Margin sama, jarak sama, tinggi kartu sama. Ruang kosong adalah bagian dari desain, bukan ruang yang terbuang.