Semua efek dari Reel saya, siap ditempel ke Claude. Lampirkan klip Anda sendiri, salin prompt, lalu minta file MP4 jadinya.
Oleh Dhany Indraswara
Cara pakai
Buka Claude dan pastikan fitur Code execution and file creation sudah aktif di Settings.
Lampirkan klip vertikal Anda sedang berbicara (9:16, idealnya 1080 × 1920).
Salin prompt di bawah, ganti bagian [dalam kurung] yang disorot dengan kata atau angka Anda sendiri, lalu kirim.
Prompt ini titik awal. Biasanya Anda perlu minta satu atau dua revisi, misalnya menggeser kartu atau mengubah timing. Pakai angka Anda sendiri di kartu statistik, bukan angka orang lain.
Kalimat ekspor: Ekspor sebagai MP4 1080×1920, 30 fps. Pertahankan audio asli saya, dan jangan lakukan color grading pada footage saya.
6 efek di Reel
Sesuai urutan kemunculannya di video.
1.Match Cut
/match-cut
Kamera zoom menembus halaman koran ke satu kata yang disorot, lalu cut ke Anda.
Buat intro match cut dengan Python dan ffmpeg. Render halaman bergaya koran: kertas putih gading, font serif tebal, sekitar 18 baris teks, dengan kata [Claude] di dalam kotak sorotan merah. Animasikan kamera dari tampilan lebar halaman ke close-up rapat pada kata itu selama 2 detik, makin cepat menjelang akhir. Saat zoom mendarat, blur semua kecuali kata itu (efek depth of field radial). Tambahkan sedikit tekstur kertas dan vignette lembut, lalu hard cut ke klip saya yang terlampir.
2.Shutter Strike
/shutter-strike
Kartu foto muncul cepat seperti jepretan kamera di atas wajah Anda yang sedang bicara.
Buat split screen dari klip saya yang terlampir. Separuh bawah adalah klip saya, di-crop supaya wajah saya di tengah. Separuh atas berlatar terang dengan grid samar. Munculkan 4 kartu satu per satu, berjarak 0,25 detik, masing-masing dengan kilatan putih seperti flash kamera dan sedikit overshoot: kartu kalender bertuliskan [Oktober 2026], dua kartu foto dari still klip saya (satu hitam-putih dengan lingkaran spidol merah), dan kartu hijau pucat bertuliskan [Cuma butuh ini] di atas tiga ikon aplikasi kecil. Beri tiap kartu sedikit rotasi dan bayangan lembut.
3.Screen Push Digital
/screen-push-digital
Kata-kata dot-matrix yang menyala bergeser melintasi layar LED gelap.
Buat sekuens judul LED dot-matrix. Latar gelap dengan scanline horizontal samar dan grid titik yang padam. Tampilkan kata [Semua / efek / dibuat / dengan / satu / prompt.] satu per satu, masing-masing sekitar 0,37 detik, digambar sebagai titik abu-abu terang yang menyala dengan bloom lembut. Setiap kata baru masuk dari kanan sambil mendorong kata sebelumnya keluar ke kiri (0,16 detik, ease-out), dan kata yang aktif perlahan membesar 5%.
4.Liquid Glass Graph
/liquid-glass-graph
Kartu kaca buram berisi grafik hidup melayang di depan dada Anda.
Di atas klip saya yang terlampir, tambahkan kartu “liquid glass” buram setinggi dada, lebarnya sekitar 70% frame. Blur dan sedikit gelapkan apa pun di belakangnya, beri sudut membulat dan border putih tipis dengan opacity 45%. Di dalam kartu: label monospace kecil [RETENSI] di kiri atas, angka besar tebal di kanan atas yang menghitung dari [12] ke [62]%, dan grafik garis hijau yang tergambar dari kiri ke kanan dengan titik bercahaya di ujungnya dan isian hijau lembut di bawahnya. Kartu muncul dengan skala dari 90%. Taruh caption putih tebal [efek liquid glass] tepat di atasnya, lalu ganti jadi [dengan satu prompt] di pertengahan video.
5.Screen Push
/screen-push
Partikel tumpah ke dalam kotak di atas, sementara wajah Anda muncul dari titik halftone di bawah.
Buat split screen. Separuh atas: latar terang dengan grid samar dan kotak kosong bergaris hitam. Partikel merah tumpah dari tengah atas dan memenuhi kotak dari bawah ke atas dalam pola heksagonal selama 2 detik, dengan beberapa yang tumpah di sekitar bibir kotak. Beri label 01, 02, dan 03 pada kotak dengan monospace merah kecil, tulis [beri cukup] di bawahnya dengan merah tebal, lalu munculkan kata [detail] lebih besar dengan overshoot. Separuh bawah: klip saya yang terlampir, di-crop ke wajah saya, yang dimulai sebagai pola titik halftone kasar lalu berubah jadi video normal dalam 0,5 detik pertama.
6.Over-the-Shoulder Zoom
/over-the-shoulder-zoom
Kartu bukti muncul di samping kepala Anda, dengan punch-in zoom di antaranya.
Di klip saya yang terlampir, tambahkan kartu bukti putih yang muncul di samping kepala saya dengan sedikit overshoot. Kartu pertama di kiri pada detik 0,15: label merah kecil [MELATIH], angka besar tebal [2.500+], subteks abu-abu [peserta]. Pada detik 1,0, lakukan punch-in zoom cepat dari 1,06× ke 1,22× dalam 0,2 detik, berpusat tepat di kanan wajah saya, dan ganti ke kartu kedua di kanan: [DIIKUTI] / [80.000+] / [orang]. Sudut membulat dan bayangan lembut di kedua kartu. Caption putih tebal di dada saya yang berubah dari [efek over-the-shoulder zoom] ke [dengan satu prompt] saat punch-in.
14 efek lain dari grid
Tile lain di grid “Effect of the Day”.
7.Spotlight Vignette
Spotlight lembut mengikuti wajah Anda dan menggelapkan sisanya.
Tambahkan spotlight ke klip saya yang terlampir. Deteksi wajah saya di setiap frame dengan OpenCV, haluskan posisinya dari waktu ke waktu supaya tidak pernah bergetar, dan gelapkan semua yang di luar oval lembut di sekitar wajah saya sampai sekitar 15% kecerahan, dengan tepi feather yang lebar.
8.Stat Pop
Chip kecil berisi angka muncul berulang di samping kepala Anda.
Di klip saya yang terlampir, munculkan chip putih kecil bersudut membulat bertuliskan [↗ 4K] di samping kepala saya setiap [1,6] detik. Chip membesar dari 50% ke 100% dengan sedikit overshoot dalam 0,25 detik, dengan teks gelap tebal. Letakkan di kanan atas wajah saya supaya tidak pernah menutupi mata.
9.PiP Headline
Latar blur, label judul bertumpuk, dan picture-in-picture kecil berisi Anda.
Ubah klip saya yang terlampir jadi layout headline. Latar penuhnya adalah klip saya, di-blur dan digelapkan sampai sekitar 55%. Di dekat bagian atas, label merah [20 efek video] bertumpuk di atas label gelap [yang bisa dibuat Claude]. Di tengah, picture-in-picture kecil berisi klip yang tajam dengan border putih dan sudut membulat, yang bergerak naik turun dengan pelan.
10.Zoom-Through Title
Kartu judul bernomor yang ditembus kamera dengan zoom.
Buat intro kartu judul bernomor. Latar hijau pucat dengan kartu putih bersudut membulat dan border merah tipis, bertuliskan [#1] di atas [Zoom through cut]. Kartu sedikit “bernapas” selama 1,5 detik, lalu kamera zoom menembusnya (skala naik ke 4× dalam 0,4 detik sambil memudar) dan mendarat di klip saya yang terlampir.
11.Search Bar Type-On
Kolom pencarian putih mengetik sebuah frasa di bagian bawah frame.
Tambahkan kolom pencarian putih berbentuk pil di dekat bagian bawah klip saya yang terlampir, di atas 350 px terbawah supaya tidak tertutup UI Reels. Kolom itu mengetik [Cari hook-nya] satu karakter setiap 0,12 detik, dengan titik kirim oranye kecil di ujung kanan.
12.Corner Counter
Persentase besar menghitung naik di pojok, di atas gradasi gelap yang lembut.
Gelapkan separuh bawah klip saya yang terlampir dengan gradasi vertikal yang lembut, lalu tambahkan persentase putih besar dan tebal di kanan bawah yang menghitung naik dengan halus dari [12] ke [87]% sepanjang durasi klip.
13.Comment Stack
Feed komentar live bertema gelap, semua orang mengetik kata kunci yang sama.
Buat animasi feed komentar bertema gelap. Setiap baris punya lingkaran avatar berwarna, username kecil berwarna abu-abu, dan kata [STACK] dengan huruf putih tebal. Baris baru muncul satu per satu dari bawah setiap 0,45 detik dan mendorong baris lama ke atas, seperti komentar live. Pakai username karangan, bukan akun sungguhan.
14.Doc Rise
Kartu dokumen dan pil PANDUAN naik dari bawah di depan Anda.
Di atas klip saya yang terlampir, geser naik kartu dokumen putih dari bawah: bar judul merah, lalu beberapa baris teks placeholder abu-abu, dengan pil gelap [PANDUAN] di bawahnya. Pakai ease-out selama 0,6 detik supaya terlihat seperti saya sedang mempresentasikan sebuah panduan.
15.Phone Drop
Mockup HP yang memutar klip Anda jatuh dari atas lalu memantul.
Buat frame dengan area atas berwarna abu-abu terang dan area bawah gelap. Mockup HP yang memutar klip saya yang terlampir jatuh dari atas dan mendarat di tengah area terang dengan pantulan kecil.
16.Chart Split
Bar chart yang hidup di atas, wajah Anda di bawah.
Buat split screen. Separuh atas adalah panel terang berisi bar chart horizontal dengan segmen merah, hijau, dan biru yang batangnya tumbuh dan bergeser dengan halus, plus caption pendek tebal [dan sekarang] di bawah chart. Separuh bawah adalah klip saya yang terlampir, di-crop ke wajah saya.
17.Follow Tag
Lower third berisi handle Anda dan tombol Ikuti naik dari bawah.
Geser naik pil lower third gelap transparan dari bagian bawah klip saya yang terlampir: lingkaran avatar kecil, handle saya [@akunanda] dengan huruf putih tebal, dan tombol outline [Ikuti]. Pakai ease-out dalam 0,3 detik dan jaga posisinya di atas 350 px terbawah supaya tidak tertutup UI Reels.
18.Timer Chip Walkthrough
Kursor meluncur di menu aplikasi dengan chip timer di atasnya.
Buat layar walkthrough aplikasi bertema terang: menu sidebar berisi [New chat], [Projects], [Artifacts], [Code], [Customize], dan [More], chip timer gelap [00:10] di atas dengan teks [tombol Code] di sebelahnya, dan kursor yang meluncur ke [Code] lalu menyorot baris itu.
19.Code Scroll
Kode abstrak warna-warni bergulir di bawah penghitung yang terus naik.
Buat kartu terang yang dipenuhi bar syntax highlight abstrak warna-warni (seperti baris kode) yang bergulir naik dengan stabil, dengan chip penghitung gelap bersudut membulat di atas yang terus naik mulai dari [13479]. Harus terasa seperti kode sedang ditulis secara live.
20.Bold Caption
Caption putih tebal, dua atau tiga kata sekaligus.
Tambahkan caption putih tebal ke klip saya yang terlampir, dua atau tiga kata sekaligus, misalnya [Ini dia] lalu [jawabannya.]. Letakkan di tengah dada saya, pakai huruf yang sangat tebal dengan bayangan gelap lembut supaya terbaca di latar apa pun, dan sesuaikan timing-nya dengan ucapan saya kalau klipnya punya audio.