Modul 05 · Dashboard & Story

Menyusun dashboard

Gabungkan KPI, tren, dan perbandingan dalam satu halaman.

Langkah demi langkah8 menitMateri 17 dari 21 Gratis

Di Tableau, setiap chart dibuat di worksheet (sheet) sendiri. Dashboard adalah halaman tempat beberapa sheet disusun berdampingan supaya bisa dibaca sekaligus. Anda butuh tiga sheet yang sudah ada: Total Revenue (angka KPI besar) dan Revenue by Month (line chart) dari Modul 4, serta Revenue by Region (bar chart per kota) dari akhir materi Merapikan data di Modul 2. Belum punya Revenue by Region? Klik ikon New Worksheet di deretan tab bawah, seret Region ke Rows dan Revenue ke Columns, klik Sort Descending di toolbar supaya Jakarta paling atas, lalu klik dua kali tab sheet itu dan beri nama Revenue by Region. Semua langkah di modul ini sama di Tableau Public dan Tableau Desktop.

Ilustrasi area kerja dashboard Tableau: panel Dashboard di kiri berisi Device Preview, Size, daftar Sheets, daftar Objects, dan pilihan Tiled/Floating; kanvas di kanan berisi KPI Total Revenue, line chart Revenue by Month, bar chart Revenue by Region, dan filter card Region. Perbesar
Area kerja dashboard: panel Dashboard di kiri, kanvas dashboard di kanan.

Klik angka di gambar atau di daftar ini untuk menyorot areanya.

Langkah demi langkah

  1. Langkah 1: Klik ikon New Dashboard di deretan tab bawah (ikon kecil kedua setelah tab sheet terakhir), atau pilih menu Dashboard → New Dashboard. Tab Dashboard 1 terbuka dan panel Data di kiri berganti menjadi panel Dashboard. Klik dua kali tab Dashboard 1, ketik Sales Dashboard, lalu tekan Enter.

    Tips: Tulis namanya persis Sales Dashboard, karena nama ini dipakai lagi di materi Story dan saat publish di Modul 6.

  2. Langkah 2: Di bagian Size (nomor 1), biarkan Fixed size dengan ukuran Desktop Browser (1000 x 800). Ukuran tetap membuat tata letak terlihat sama di layar siapa pun.

    Hati-hati: Automatic menyesuaikan diri dengan ukuran jendela pembaca. Praktis, tetapi di layar kecil chart bisa terjepit. Tentukan ukuran sejak awal, karena mengganti ukuran setelah dashboard penuh membuat susunannya bergeser.

  3. Langkah 3: Seret sheet dari daftar Sheets (nomor 2) ke kanvas (nomor 5). Mulai dari Total Revenue: sheet pertama langsung memenuhi kanvas. Seret Revenue by Month ke bagian bawah kanvas, lalu Revenue by Region ke sisi kanan line chart. Saat menyeret, area yang diarsir abu-abu menunjukkan tempat sheet akan mendarat. Terakhir, klik kotak KPI dan seret tepi bawahnya ke atas supaya KPI lebih pendek dan chart mendapat ruang lebih.

    Tips: Biarkan pilihan Tiled (nomor 4) aktif supaya semua sheet tersusun rapi tanpa tumpang tindih. Tahan Shift sambil menyeret kalau ingin satu objek menjadi Floating. Dari Objects (nomor 3), seret Text untuk judul atau Blank untuk memberi jarak.

  4. Langkah 4: Tambahkan filter untuk pembaca: klik bar chart Revenue by Region di kanvas sampai berbingkai, klik panah More Options (▼) di tepi kanan atasnya → Filters → Region. Filter card Region muncul di dashboard, biasanya di sisi kanan.

    Hati-hati: Filter card yang dibuat dengan cara ini awalnya hanya menyaring sheet asalnya. Supaya KPI dan line chart ikut berubah, arahkan mouse ke filter card, klik panah ▼ di pojok kanan atasnya → Apply to Worksheets → All Using This Data Source.